Tutorial Cara Bayar Denda BPJS Paling Lengkap 2025

Cara Bayar Denda BPJS

Kalau kamu pernah nunggak bayar iuran BPJS Kesehatan dan sekarang kena denda, tenang aja kamu gak sendiri. Banyak kok yang ngalamin hal yang sama. Tapi masalahnya, gak semua orang tahu gimana cara bayar denda BPJS dengan benar.

Nah, di artikel ini aku bakal bahas semuanya dengan lengkap dan mudah biar kamu gak bingung. Mulai dari kenapa bisa kena denda sampai tutorial Cara Bayar Denda BPJS secara online maupun offline. Jadi simak sampai habis ya.

Cari Herbal Alami : Zymuno Official Lazada

Kenapa Kamu Bisa Kena Denda BPJS

Sebelum masuk ke cara bayarnya, kamu harus tahu dulu alasan kenapa BPJS bisa kasih denda ke pesertanya. Jadi begini:

1. Telat Bayar Iuran

Kalau kamu telat bayar iuran BPJS lebih dari 1 bulan, status kepesertaan kamu bisa nonaktif dan otomatis kamu kena denda saat mengaktifkan kembali.

2. Gunakan Layanan Kesehatan Setelah Aktif Lagi

Kalau kamu aktifkan BPJS yang sempat nonaktif dan langsung pakai layanan rawat inap dalam waktu 45 hari, maka akan dikenakan denda pelayanan.

3. Besarnya Denda

Denda BPJS biasanya 5 persen dari biaya diagnosa awal pelayanan rawat inap dikali jumlah bulan tunggakan, maksimal 12 bulan dan maksimal Rp30 juta.

Cara Cek Denda BPJS Kesehatan

Sebelum kamu bayar, tentu kamu harus tahu dulu berapa jumlah dendanya. Nih, cara ngeceknya:

1. Lewat Aplikasi Mobile JKN

  • Buka aplikasi Mobile JKN
  • Login dengan NIK dan password
  • Pilih menu Tagihan > Premi
  • Di sana akan muncul informasi denda kalau ada

2. Lewat Website BPJS

  • Kunjungi website resmi: https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id
  • Masukkan data peserta
  • Lihat jumlah tunggakan dan denda

3. Tanya ke Call Center

Hubungi 165 untuk informasi denda dan status kepesertaan

Tutorial Cara Bayar Denda BPJS

Cara Bayar Denda BPJS

Kalau kamu udah tahu pasti jumlah dendanya, sekarang saatnya kamu bayar supaya status kepesertaan BPJS bisa kembali aktif dan kamu bisa tenang kalau suatu saat butuh pelayanan kesehatan. Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu pilih. Tinggal disesuaikan aja mana yang paling nyaman buat kamu.

1. Cara Bayar Denda BPJS Lewat Mobile Banking

Ini salah satu cara yang paling gampang kalau kamu udah terbiasa pakai aplikasi mobile banking. Hampir semua bank besar di Indonesia kayak BRI, BNI, Mandiri, dan BCA punya fitur pembayaran BPJS langsung dari aplikasi.

Langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi mobile banking dari bank tempat kamu punya rekening.
  • Pilih menu Pembayaran atau Bayar Tagihan, lalu cari opsi BPJS Kesehatan.
  • Masukkan Nomor Virtual Account (VA). Biasanya format VA untuk BPJS adalah 88888 + 11 digit terakhir NIK kamu.
  • Setelah itu, sistem akan menampilkan jumlah tagihan iuran dan denda yang harus kamu bayar.
  • Cek lagi datanya. Kalau sudah benar, tinggal klik Bayar.
  • Selesai deh. Simpan bukti pembayarannya ya, buat jaga-jaga.

Kelebihan:

  • Cepat dan bisa dilakukan kapan saja
  • Gak perlu keluar rumah
  • Aman dan langsung terkoneksi ke sistem BPJS

2. Bayar Lewat Aplikasi E-Commerce (Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dll)

Kamu yang hobi belanja online juga bisa manfaatin aplikasi e-commerce buat bayar denda BPJS, lho. Cara ini juga gak kalah mudah.

Langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak di HP kamu.
  • Di menu utama, cari opsi BPJS Kesehatan atau Tagihan BPJS.
  • Masukkan Nomor Virtual Account atau nomor peserta BPJS kamu.
  • Sistem akan langsung menampilkan jumlah tagihan termasuk dendanya.
  • Pilih metode pembayaran yang kamu mau (bisa lewat e-wallet, transfer bank, atau minimarket).
  • Konfirmasi dan selesaikan transaksi.
  • Kelebihan:
  • Banyak pilihan metode pembayaran
  • Kadang bisa dapet promo atau cashback
  • Cocok buat kamu yang sering pakai e-wallet atau e-commerce

3. Bayar Lewat ATM

Kalau kamu lagi di luar rumah dan kebetulan lewat ATM, cara ini bisa jadi solusi cepat tanpa perlu pakai aplikasi.

Langkah-langkahnya:

  • Masukkan kartu ATM kamu dan ketik PIN.
  • Pilih menu Transaksi Lainnya > Pembayaran > BPJS Kesehatan.
  • Masukkan Nomor Virtual Account BPJS kamu.
  • Sistem akan munculin nominal tagihan dan dendanya.
  • Cek lagi, lalu pilih Ya untuk konfirmasi pembayaran.
  • Tunggu struk keluar sebagai bukti pembayaran.

Kelebihan:

  • Gampang dilakukan di mana aja
  • Cocok buat kamu yang belum terbiasa pakai aplikasi digital

4. Bayar Langsung di Kantor BPJS atau Bank Mitra

Kalau kamu merasa lebih nyaman ketemu langsung dengan petugas, kamu bisa datang ke kantor BPJS atau bank mitra seperti BRI, BNI, atau Mandiri.

Langkah-langkahnya:

  • Datang ke kantor BPJS terdekat atau ke teller bank mitra.
  • Bawa dokumen pendukung seperti KTP dan kartu BPJS kamu.
  • Bilang ke petugas bahwa kamu ingin bayar tunggakan dan denda BPJS.
  • Petugas akan bantu cek jumlah yang harus dibayar dan kasih nomor virtual account-nya.
  • Setelah itu, kamu bisa langsung bayar lewat teller atau ATM yang tersedia.

Kelebihan:

  • Ada petugas yang bantu proses
  • Cocok buat yang belum familiar dengan sistem online
  • Bisa konsultasi langsung soal denda dan status kepesertaan

5. Bayar Lewat Aplikasi Mobile JKN

Ini juga opsi yang praktis banget karena kamu bisa akses semua layanan BPJS langsung dari satu aplikasi.

Langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Mobile JKN (kalau belum punya, kamu bisa download di Play Store atau App Store).
  • Login pakai NIK dan password kamu.
  • Masuk ke menu Tagihan, lalu pilih Premi.
  • Di situ akan muncul informasi tunggakan dan denda.
  • Klik Bayar, lalu pilih metode pembayaran yang kamu mau (biasanya akan diarahkan ke link pembayaran atau aplikasi lain seperti mobile banking atau e-commerce).
  • Selesaikan pembayaran sesuai instruksi.

Kelebihan:

  • All-in-one: bisa cek tagihan, status, dan langsung bayar
  • Mudah dipakai dan fiturnya lengkap
  • Cocok buat kamu yang sering cek info BPJS dari HP

Tips agar Kamu Gak Kena Denda Lagi

Yuk, belajar dari pengalaman. Nih tips dari aku supaya kamu gak bolak-balik kena denda:

1. Aktifkan Autodebet

Kamu bisa daftar autodebet melalui bank atau Mobile JKN biar iuran langsung dipotong otomatis tiap bulan.

2. Gunakan Pengingat Bayar

Set alarm tiap tanggal 1 atau pakai aplikasi pengingat supaya kamu gak lupa bayar.

3. Pantau Aplikasi Mobile JKN Rutin

Cek status dan tagihan kamu secara rutin di aplikasi Mobile JKN, apalagi kalau sebelumnya sempat nunggak.

4. Jangan Tunggu Sakit Baru Bayar

Jangan nunggu sampai butuh rawat inap dulu baru buru-buru aktifkan BPJS. Lebih baik aktif terus biar aman.

Kesimpulan

Sekarang kamu udah tahu kan gimana cara bayar denda BPJS dengan berbagai metode. Intinya, jangan panik dulu kalau kena denda. Ikuti aja tutorial Cara Bayar Denda BPJS yang udah aku jelasin di atas, pasti beres kok.

Ingat, kesehatan itu penting, dan punya BPJS aktif itu salah satu bentuk perlindungan kamu. Jadi mulai sekarang, rajin cek status dan bayar iurannya ya.

Rekomendasi Susu Etawa:

Paket 3 Box beli di Lazada : https://c.lazada.co.id/t/c.YSTzRr

Related posts