Cara Mencairkan BPJS 10 Persen Mudah Tanpa Ribet!

Cara Mencairkan BPJS 10 Persen

Halo! Kamu yang lagi cari informasi tentang cara mencairkan BPJS 10 persen, kamu berada di tempat yang tepat! Artikel ini bakal bantu kamu step by step supaya proses pencairan BPJS-mu berjalan lancar dan tanpa ribet.

Nah, buat kamu yang sudah punya saldo di BPJS Ketenagakerjaan, terutama buat yang ingin mencairkan sebagian dari saldo JHT (Jaminan Hari Tua) sebesar 10%, langsung aja yuk kita bahas!

Cari Herbal Alami : Zymuno Official Lazada

Syarat Mencairkan BPJS 10 Persen

Sebelum kamu melangkah lebih jauh, penting banget buat tahu syarat mencairkan BPJS 10 persen. Berikut adalah beberapa syarat yang harus kamu penuhi:

  • Status keanggotaan BPJS aktif selama bekerja, tapi kamu sudah berhenti bekerja (minimal 1 bulan).
  • Usia kamu kurang dari 56 tahun.
  • Belum mengambil pencairan penuh atas JHT.
  • Kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen penting seperti KTP, Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan Surat Keterangan Berhenti Kerja.

Setelah memenuhi syarat ini, kamu sudah bisa melanjutkan proses pencairan dengan lebih mudah!

Langkah-langkah Mencairkan BPJS 10 Persen

Cara Mencairkan BPJS 10 Persen

Oke, ini dia yang paling kamu tunggu-tunggu! Cara mencairkan BPJS 10 persen sebenarnya nggak ribet kok, asal kamu paham tahap-tahapnya. Yuk, simak langkah-langkah berikut ini:

1. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Pertama-tama, kamu harus tahu dulu berapa saldo JHT yang bisa dicairkan. Caranya gampang banget, kamu bisa cek lewat aplikasi JMO atau website resmi BPJS Ketenagakerjaan. Tinggal login menggunakan NIK atau nomor peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan kamu bakal bisa lihat saldo JHT kamu. Pastikan saldo yang muncul sudah sesuai, ya!

2. Siapkan Dokumen-dokumen yang Dibutuhkan

Dokumen-dokumen ini wajib kamu siapkan sebelum datang ke kantor BPJS atau mengajukan pencairan online. Apa saja dokumen yang dibutuhkan?

  • KTP asli dan fotokopi.
  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan asli dan fotokopi.
  • Buku Tabungan (untuk pencairan dana ke rekening kamu).
  • Surat Keterangan Berhenti Kerja dari perusahaan.
  • NPWP (jika ada).

Pastikan semua dokumen ini siap ya, karena tanpa dokumen lengkap proses pencairan bisa terhambat.

3. Pilih Cara Pengajuan Online atau Offline

Ada dua cara buat kamu melakukan pencairan BPJS 10 persen, yaitu secara online atau langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Yuk kita bahas satu per satu!

Pengajuan Secara Online

Untuk kamu yang lebih suka metode praktis, pengajuan secara online adalah pilihan yang tepat. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka website resmi BPJS Ketenagakerjaan di sini.
  • Pilih menu “Layanan Peserta” dan klik e-Klaim.
  • Masukkan data diri sesuai yang terdaftar di BPJS.
  • Unggah dokumen yang diminta (sesuai syarat yang sudah dibahas di atas).
  • Tunggu verifikasi dari pihak BPJS. Biasanya memakan waktu 1-2 minggu.
  • Kalau pengajuan kamu disetujui, dana akan ditransfer ke rekening bank yang kamu daftarkan.

Pengajuan Secara Offline

Kalau kamu lebih nyaman dengan cara tradisional, datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat juga bisa jadi pilihan. Langkah-langkahnya:

  • Bawa semua dokumen yang sudah kamu siapkan.
  • Ambil nomor antrian di kantor BPJS Ketenagakerjaan.
  • Serahkan dokumen ke petugas dan tunggu verifikasi.
  • Jika disetujui, kamu akan mendapat informasi kapan dana akan ditransfer.

Proses pencairan offline biasanya memakan waktu lebih lama, jadi siapkan waktu ekstra ya!

4. Tunggu Dana Masuk ke Rekening

Setelah semua proses selesai, kamu tinggal menunggu dana masuk ke rekening bank yang kamu daftarkan. Lama pencairan ini bervariasi, bisa 1 minggu hingga 1 bulan, tergantung pada kelengkapan dokumen dan antrian di BPJS.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mencairkan BPJS 10 Persen
Walaupun cara mencairkan BPJS 10 persen terdengar mudah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan supaya tidak ada kesalahan:

  • Pastikan dokumen yang kamu unggah atau serahkan sudah benar dan valid. Misalnya, nama di KTP harus sesuai dengan yang terdaftar di BPJS.
  • Saldo yang dicairkan hanya 10% dari total saldo JHT kamu. Jadi, jangan berharap bisa mencairkan lebih dari itu jika kamu hanya mengajukan pencairan sebagian.
  • Proses pencairan bisa memakan waktu lebih lama jika ada dokumen yang kurang atau tidak sesuai. Oleh karena itu, pastikan semuanya sudah siap sebelum kamu mulai mengajukan pencairan.

Baca Juga: Cara Melaporkan Kecelakaan Kerja Lewat JMO, Hemat Waktu!

Nah, sekarang kamu sudah tahu cara mencairkan BPJS 10 persen dengan jelas, bukan? Prosesnya nggak serumit yang dibayangkan kok, asal kamu paham syarat dan langkah-langkahnya. Jangan lupa untuk selalu cek dokumen yang diperlukan agar proses pencairan berjalan lancar.

Semoga artikel ini membantu kamu mendapatkan informasi yang kamu butuhkan! Jadi, tunggu apa lagi? Segera lakukan pencairan BPJS-mu sesuai kebutuhan dan nikmati manfaatnya!

Rekomendasi Susu Etawa:

Paket 3 Box beli di Lazada : https://c.lazada.co.id/t/c.YSTzRr

Related posts